"Dosen muda Pendidikan Bahasa Inggris Unisri, Imroatul Mafiah, sukses meraih gelar doktor dengan predikat cum laude dan IPK 3,8 dari Universitas Sebelas Maret. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi universitas, sekaligus diharapkan memberikan kontribusi besar pada pengembangan kurikulum dan silabus di era Merdeka Belajar."
SOLO—"Sungguh membanggakan bahwa salah satu dosen muda Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Slamet Riyadi, Surakarta, mampu menyelesaikan studinya dengan predikat cum laude, meraih IPK 3,8 dalam waktu 3 tahun 6 bulan."
Hal ini disampaikan oleh Luqman Hakim, Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Slamet Riyadi Surakarta, setelah menyaksikan ujian promosi doktoral daring Imroatul Mafiah pada Senin (21 Februari 2022).
Sebagai kepala program studi, Luqman Hakim mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi Imroatul Mafiah yang berhasil menyelesaikan program doktoralnya dengan predikat cum laude. Hal ini semakin terasa mengingat penampilan Kepala Unit Kerjasama (UPT) selama ujian promosi doktoral terbuka tersebut.
Diharapkan bahwa studi doktoral Imroatul Mafiah tidak hanya berakhir setelah lulus, tetapi pengetahuan yang diperolehnya juga memberikan kontribusi positif bagi universitas secara umum dan khususnya bagi pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, serta berkontribusi pada kemajuan profesionalnya sebagai dosen.
Terutama di era Kebebasan Belajar ini, pengembangan silabus merupakan topik yang sangat menarik, sehingga universitas menyambut antusiasme dosen muda tersebut.
"Dalam menjawab setiap pertanyaan dari penguji promosi, Anda tampak tidak hanya menjawab pertanyaan tetapi juga memberikan penjelasan yang lebih luas," tegas Lukman Hakim.
"Saya berusaha melakukan penelitian disertasi saya seoptimal mungkin dan fokus pada topik disertasi saya, yang menjadi minat saya setelah lulus. Saya memang tertarik pada pengembangan kurikulum dan silabus karena selalu unik dan dinamis," kata Imroatul Mafiah setelah sidang promosi.
“Setiap semester memiliki silabus yang berbeda dan dinamis. Hal ini karena silabus dan kurikulum terus berubah sesuai dengan tuntutan zaman dan perkembangan untuk menghasilkan generasi yang berkualitas dan kompetitif di era masing-masing,” kata Imroatul Mafiah, yang akrab disapa Mbak Iim.
Dalam ujian disertasinya di Universitas Sebelas Maret (UNS) di Surakarta, Imroatul Mafiah mengangkat topik pengembangan silabus di sekolah menengah kejuruan dengan menggunakan pendekatan Pedagogi Kritis. Topik disertasi tersebut dianggap sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.
Ujian dimulai dengan presentasi oleh Promo Venda dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan para penguji. Karena disertasi tersebut dianggap substansial dan bermanfaat bagi perkembangan pendidikan, khususnya di sekolah menengah kejuruan (SMK), tidak mengherankan jika ujian tersebut mendapat respons positif.
Disertasi tersebut juga disebarluaskan secara luas, tidak hanya di Solo tetapi juga di seluruh Provinsi Jawa Tengah.